Mengapa Majalah Bobo Kini Tak Diidolakan Anak-anak Lagi?

Mengapa Majalah Bobo Kini Tak Diidolakan Anak-anak Lagi? – Siapa yang tidak kenal dengan majalah Bobo? Majalah Bobo merupakan majalah yang sangat populer di kalangan anak-anak. Hal ini tentu karena majalah Bobo selalu menghadirkan cerita-cerita yang menarik dan tentunya sangat bermanfaat. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, majalah Bobo kini mulai sepi peminat. Hal ini dikarenakan pengaruh teknologi yang mulai merambah ke dunia anak-anak. Semakin banyak orang tua yang lebih memilih membelikan anaknya gadget daripada sebuah majalah yang bermanfaat. Fakta ini tentu sangat disayangkan karena anak-anak lebih suka bermain gadget daripada membaca majalah/ buku yang lebih bermanfaat.

Ada beberapa faktor yang membuat majalah Bobo kini sudah cukup jarang diminati. Berikut adalah faktor-faktor tersebut :

a .Pengaruh Gadget
Seperti yang sudah disinggung di atas, bahwa kini semakin banyak anak kecil yang telah memiliki gadget. Sebenarnya hal ini boleh-boleh saja selama gadget tersebut dapat digunakan oleh anak-anak dengan benar. Kini memang sudah banyak majalah yang berupa aplikasi yang bisa diunduh melalui gadget. Namun, apakah kebanyakan anak-anak menggunakan gadget untuk mengakses majalah daring tersebut? Pada kenyataannya, kebanyakan anak-anak justru menggunakan gadget untuk bermain game. Bahkan, kini sering dijumpai anak-anak kecil yang suka nongkrong di warung kopi pinggir jalan. Anak-anak tersebut biasanya sedang mencari jaringan WiFi agar dapat bermain game sesuka hati. Hal ini sangat disayangkan, mengingat anak-anak seharusnya melakukan kewajibannya untuk belajar. Selain belajar, anak-anak juga perlu bermain bersama dengan teman-temannya di dunia nyata, bukan melalui dunia game.

b. Orang Tua yang Kurang Peduli
Anak-anak yang terlalu sering bermain game sbobet casino dan melupakan kewajiban untuk belajar bisa jadi merupakan kelalaian dari para orang tua yang kurang memperhatikan aktivitas dari anak-anaknya. Orang tua yang sibuk bekerja atau sibuk bermain gadget membuat anak-anak merasa kurang diperhatikan. Hal inilah yang kemudian membuat anak-anak bebas bermain gadget karena kurang mendapat pengawasan dari orang tuanya.

Perkembangan teknologi memang tidak bisa dipungkiri pengaruhnya terhadap para manusia. Sudah menjadi tugas kita untuk mengawasi anak-anak sehingga mereka tidak terpengaruh oleh dampak negatif dari teknologi.

Share with:

FacebookTwitterTumblrPinterest


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *